Untuk dunia aku hanya bisa memberikan cinta
Untuk kemanusiaan aku hanya bisa memberikan kasih sayang
Sebagaimana Engkau tau
jasad ku kecil
Seperti sebutir debu di gurun pasir
Namun untuk sekedar engkau ketauhi
Sebagai pelayan Tuhan
Aku menginginkan agar
Aku menjadi besar supaya
Bisa menutupi seluruh lubang neraka
Agar manusia yang lain
Tak bisa masuk selain aku
Karena pengabdian ini
Adalah sangat indah
Bagaimana hati ini tidak bersedih
Bila yang kita cintai enggan tersenyum lagi
Bagaimana jasad tidak berlumuran tangis
Jika yang kita kasih sayangi tak menghiraukan
Dirinya lagi...
Kawan....
Seperti kanker stadium empat
Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi
Hanya mata saja yang mampu kukerlipkan
Dalam diam dan do'a.
elfawzy
Posted at 03:34 pm by hety
Permalink
Tuhan,sesekali telpon aku dong
biar aku tahu di mana kau sungguh.
jangan pakai sljj apalagi sli
yang dekat saja,lokal cukuplah.
bila Engkau telpon palai sljj apalagi sli,
betapa jauhnya Engkau dariku.
habis,setiap kali kucalling Engkau
acapkali mailbox atau terdengar
suara mendayu bidadari entah:
"Tuhan yang anda hubungi sedang sibuk,tunggulah beberapa saat lagi"
memang dosaku banyak,tak terhitung
untuk itu aku minta ampunan.
kalau Dirimu tak sudi:wah
pada siapa lagi aku meminta.
Tuhan telpon aku dong
tak usah lama-lama,sedetikpun cukup.
dan hidup akan sempurna.
Posted at 11:07 pm by hety
Permalink
Untuk sepasang penumpang di Gerbong kereta no 11
Jangan dulu kau pulang.
ini stasiun kosong,
Sendirian.Kita duduk di bangku tunggu
kayu tua.Setua jaring laba-laba pertama.
di mulut guha.
Aku memang menunggu keberangkatan,
tapi masih ada yang ingin kusembunyikan.
Jangan dulu kau pulang.
Dari yang terakhir singgah
cuma seorang trubadur ganti kereta
Kami tak sempat bertutur sapa,
dia pasti tahu,aku masih di sana
tapi ia pergi lagi bergegasan
dijemput dongeng penghabisan:
cerita yang hendak dia selesaikan.
Jangan dulu kau pulang.
Aku sudah siapkan berkas imigarasi.Dan puisi.
Ada ribuan perbatasan negeri yang hendak kulintasi.
Sendiri.Tapi tunggulah,nanti
Bila aku sudah mahir tidak menjawab dengan tangan kiri,
menyorongkan jawaban yang paling mereka mengerti.
Semacam kata kunci.Semacam isyarat sandi.
Jangan dulu kau pulang.
Aku di bangku tunggu penumpang.
Ini stasiun kosong.Tenang.
Dan kau pasti tahu.
Di mana mencariku?
Posted at 02:02 pm by hety
Permalink
Posted at 04:40 pm by dedistuta
Permalink
|
|
Islam sees a woman, whether single or married, as an individual in her own right, with the right to own and dispose of her property a nd earnings without any guardianship over her (whether that be her father, husband, or anyone else). She has the right to buy and sell, give gifts and charity, and may spend her money as she pleases. A marriage dowry is given by the groom to the bride for her own personal use, and she keeps her own family name rather than taking her husband’s. |
Posted at 03:47 pm by dedistuta
Permalink
Malaikat hinggap ke sini
di daun meja tulisku
jatuh sajak di tengah malam yang rawan
sebaris...sebaris...
Ribuan sajak minta ditulis segera
dalam kertas
seperti rasa rindu yang mengeram...
seperti resep dokter...
Ribuan sajak kutelan
bersama waktu
pagi siang dan malam
seperti angin bersama selalu
seperti pil.
Seperti ku menyebut-nyebut Tuhan selalu
akupun titipkan gundah kepada angin lalu
remang bagai jam dua malam
dingin dan kaku.
Tak kunjung sembuh juga
sakit rinduku padamu?!
Jogjakarta,3 Juni 2004
Posted at 11:58 am by hety
Permalink
Memetik pelajaran dari daun-daun
hidup...tumbuh...berguguran...
bersama waktu,matahari dan rindu...
dari lautan tinta...
aku menulis berkah,manfaat...
saling bercumbu
menempa parang cinta
menggosok batu permata batinku...
Posted at 11:34 am by hety
Permalink
Kubaca kerinduan ikan dan belut di matamu
aku berenang....
menyelam kembali sebagai batu.
Ingin lebih dalam dari sapaan akar-akar
rumput-rumput melata...
Seperti sungai selalu berhulu...
dan bermuara pada batinku.
Posted at 11:26 am by hety
Permalink
Lautan memiliki rahasia kedalaman..
Para nelayan dipersilakan menyelam...
Matahari juga memiliki bahasa yang khas…
dalam menyinari bumi ini... rembulanpun...
bercinta menurut wataknya...
Air dan sungai memiliki bahasa yang berbeda..
dalam mengungkapkan rasa sayangnya..
para pencari ikan tidak akan pernah bisa…
memberitahu terlebih dahulu kepada para ikan....
kalau mereka ingin menjalanya...
Sinar matahari punya waktu beberapa minggu...
agar bisa merontokkan kain jemuran...
anak-anak perlu bermain gobak sodor...
di bawah sinar rembulan sebelum tumbuh besar...
dan mampu menangkap alam semesta.....
Posted at 02:29 pm by hety
Permalink
K e b e r a n i a n
Keberanian adalah sebuah gunung api.
Bibit keragu-raguan tidak pernah tumbuh di pusatnya.
Menantang penderitaan hidup itu lebih mulia,
ketimbang mengurung diriku dalam kesunyian.
Ngingat yang menggelepar sekeliling api..
sampai mati itu lebih mengagumkan ketimbang tikus tanah...
yang hidup dalam lubang gelap.
Posted at 10:53 pm by hety
Permalink